Senin, 06 Agustus 2012

REJAPATI

Suatu hari aku bertanya kepada angin
Dimana aku dapat menemukan bunga laraswarni
Angin berbisik menggelitik kupingku
Di kedalaman sebuah telaga yang dikelilingi rejapati
Aku bertanya kembali
Apakah rejapati itu wahai angin?
Dia adalah sukma yang dibuang tanpa tujuan
Melindungi telaga dari keserakahan manusia
Kepada rejapati lah laraswarni akan kau petik
Winar..jangan lupa bawakan secangkir madu dan darah untuk memberi dia makan
Aku terhenyak..
Sedang darahku telah habis di bukit lontar
Kujadikan tumbal untuk masuk gerbang Majaijo
Winar..tidakkah kau sadari kau adalah rejapati
Bisik angin kepadaku..
Aku limbung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan cik-cik dan uncle-uncle yang mau bercomment...Ana tunggu ya comment-nya...^__^