Selasa, 20 Oktober 2009

SEDIKIT WAKTU YANG AKU PUNYA UNTUKMU


Sekian lama  ku pandangi langkah hari,,,aku termenung,,,ada jalan yang begitu panjang tapi aku terlalu lelah untuk melewatinya. Sungai Amazon tak mampu menandinginya, perjalanan ini sangatlah panjang. Berkutat dengan waktu, berkubang dengan keringat, tak mampu menjelaskan kenapa? Dan akupun mulai membiasakan diri untuk mengikutinya. Kemanapun ia pergi. Sampai sejauh manapun ia melangkah. Akan terus ku ikuti. Berharap ada tempat yang terbaik untukku, untuknya dan semua. Sebenarnya aku tak tahu apa yang aku cari, apapun yang aku cari pada akhirnya tujuan semua manusia adalah kehidupan kekal di akhirat. Bukan harta dan tahta atau cinta. Ku biarkan kakiku melangkah mengikuti apapun yang harus aku ikuti. Hingga aku menemukan sesuatu yang lain,aku akan berhenti sejenak dan akan kembali melanjutkan perjalananku. Kini aku tengah berhenti, aku bimbang. Aku tak pernah berhenti sekian lama karena kebimbangan ini. Aku tak yakin dengan pilihan ini. Dan Mariz sebelah hatiku memintaku untuk tinggal sejenak dan sejenak lebih lama. Sedangkan Laras memintaku untuk segera pergi, bukan untukmu, itulah kata Laras. Dan dengan segenap hatiku akhirnya aku tinggal untuk memenuhi permintaan Mariz. Kini aku mulai terhanyut dengan pengaruhnya. Aku mengabaikan Laras dengan penuh harap pada Mariz. Aku berharap apa yang Mariz pilihkan untukku adalah untuk kebaikanku dan pilihannya. Sesungguhnya aku sangat kasihan pada Laras, dan kadang-kadang aku ingin berlari dan biarkan semuanya berlalu. Tapi aku bimbang, sedangkan dia mulai bisa aku pegang, aku raih. Tapi itu semua seolah masih ilusi bagiku. Aku ingin semuanya real bagiku, dan tak ada tanda sedikitpun yang aku terima. Dari siapapun itu. Pilihan Mariz pun tak memberikan sesuatu yang bisa membuatku untuk tetap tinggal, kadang mendekat tapi lebi sering menjauh. Dan akupun belum yakin apakah piliha Mariz ini benar atau justru pilihan Laras yang benar. Sampai saat ini aku tak dapat memecahkannya. Dan ini semua membuatku benar-benar bimbang. Aku takut jika aku pergi, dia akan mencariku. Tapi jika aku tetap tinggal aku lelah terlalu lama menetap di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan cik-cik dan uncle-uncle yang mau bercomment...Ana tunggu ya comment-nya...^__^